SEHAT WARGANYA, BERSIH LINGKUNGANNYA! WAKIL WALI KOTA METRO GENCARKAN SENAM LANSIA DAN PROGRAM BERKAH

METRO, rawasnews-tv-.com – Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, didampingi didampingi istrinya, yakni Nidia Irine Sari Rafieq menghadiri kegiatan Gebyar Senam Lansia yang diselenggarakan oleh Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) di halaman Kantor Kecamatan Metro Timur, Kota Metro.

Kegiatan yang digelar secara bergilir setiap bulan tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia (lansia), sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana menegaskan, komitmennya untuk memperluas jangkauan kegiatan senam lansia agar dapat dilaksanakan secara merata di seluruh wilayah Kota Metro.

“Ia menyampaikan, keinginannya untuk turun langsung menyapa para lansia, tidak hanya melalui kegiatan tingkat kota, tetapi juga dengan mengunjungi lima kecamatan sebelum merumuskan pola kegiatan serupa di tingkat kelurahan.

“Selama ini saya sudah pernah mengikuti kegiatan di tingkat kota yang dilaksanakan dua bulan sekali. Sekarang saya ingin melihat langsung bagaimana pelaksanaannya di kecamatan. Nantinya, saya akan berkeliling ke lima kecamatan terlebih dahulu, kemudian kita coba merumuskan bagaimana pelaksanaannya di tingkat kelurahan,” ujar Rafieq.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan para lansia tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan, membangun kepedulian sosial, serta mendorong masyarakat agar tetap aktif dan produktif di usia lanjut.

Selain mengajak masyarakat menjaga kebugaran melalui olahraga, Rafieq juga memperkenalkan program inovatif Pemerintah Kota Metro yang disebut Program BERKAH, yakni gerakan pemilahan dan pengumpulan sampah yang memiliki nilai ekonomis.

Melalui program tersebut, masyarakat diajak membiasakan diri memilah sampah berdasarkan jenisnya, seperti plastik, kertas, kardus, kaleng, dan berbagai material logam lainnya. Sampah yang terkumpul selanjutnya disalurkan melalui bank sampah untuk ditimbang dan dikelola agar memiliki nilai ekonomi,” imbuhnya.

Rafieq menilai, gerakan peduli lingkungan harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang usia maupun latar belakang.

Ia menjelaskan, sosialisasi Program BERKAH sebelumnya telah dilakukan dengan mengunjungi sejumlah sekolah di Kota Metro, mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP).

Jika generasi muda sudah mulai diajak membangun kebiasaan memilah sampah, menurutnya, kelompok lansia yang tetap aktif dan produktif juga memiliki potensi besar untuk berpartisipasi.

“Kalau anak-anak muda sudah kita ajak, mengapa para senior yang sehat dan tetap aktif tidak kita libatkan juga? Saya berharap setiap kali ada kegiatan, baik saya hadir maupun tidak, Bapak dan Ibu tetap membawa sampah yang sudah dipilah dari rumah,” tegasnya.

“Ia menambahkan, Pemerintah Kota Metro berencana memberikan apresiasi kepada peserta yang membawa sampah terpilah dalam jumlah terbanyak pada kegiatan berikutnya. Namun, untuk pelaksanaan kali ini, kegiatan tersebut masih menjadi tahap uji coba atau test drive.

Sampah yang dikumpulkan para peserta akan ditimbang, kemudian hasil penjualannya dimasukkan ke kas LLI untuk mendukung pembiayaan kegiatan-kegiatan selanjutnya.

Dengan demikian, gerakan olahraga lansia tidak hanya berorientasi pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dan penguatan kegiatan sosial melalui pengelolaan sampah bernilai ekonomis.

Rafieq mengungkapkan, berdasarkan pengalaman sosialisasi yang telah dilakukannya ke sejumlah sekolah, partisipasi masyarakat dalam mengumpulkan sampah terpilah berpotensi menghasilkan volume sampah yang cukup besar.

Ia mencontohkan, dalam kegiatan pengumpulan sampah di lingkungan sekolah, salah satu sekolah di wilayah Metro Utara mampu mengumpulkan sampah hingga sekitar 600 kilogram.

Pengalaman tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kota Metro untuk memperluas penerapan program serupa, termasuk melibatkan komunitas lansia melalui kegiatan rutin LLI.

Ia berharap, melalui partisipasi aktif para lansia, jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan dapat terus meningkat sehingga memberikan manfaat nyata bagi kebersihan lingkungan sekaligus mendukung keberlangsungan kegiatan organisasi.

“Kalau kita rutin melakukannya, sampah yang terkumpul akan semakin banyak. Rumah kita menjadi lebih bersih, lingkungan semakin sehat, dan kebersamaan di antara kita juga semakin kuat,” ungkapnya.

Menurut Rafieq, keberhasilan program pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pemerintah. Dibutuhkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat untuk menjadikan kebiasaan memilah sampah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Karena itu, ia mengajak seluruh peserta senam lansia untuk menjadi contoh di lingkungan masing-masing, terutama dalam membangun budaya hidup bersih, sehat, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan,” jelas Rafieq.

Suasana kegiatan semakin meriah setelah pelaksanaan senam bersama selesai. Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, memberikan 10 hadiah kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan.

Pemberian hadiah tersebut menambah semangat dan antusiasme para peserta, sekaligus menciptakan suasana interaktif dan penuh keakraban antara pemerintah daerah dengan masyarakat, khususnya kalangan lanjut usia.

Kegiatan ini menjadi gambaran bahwa perhatian terhadap lansia dapat diwujudkan melalui pendekatan yang menyenangkan, partisipatif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menutup sambutannya, Rafieq menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjadikan Kota Metro sebagai kota yang semakin sehat, indah, bersih, dan nyaman bagi seluruh warganya.

Melalui sinergi antara kegiatan olahraga lansia, penguatan silaturahmi, dan Program BERKAH, Pemerintah Kota Metro berharap dapat membangun masyarakat yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Gebyar Senam Lansia di Metro Timur pun menjadi momentum untuk menegaskan, bahwa menjaga kesehatan, mempererat persaudaraan, dan merawat kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan Kota Metro yang lebih baik,” tutup Rafieq. (*)