BNNK Lampung Timur Gaspol Perangi Narkoba Lewat Integrasi Kurikulum I-KAN di Sekolah

LAMPUNG TIMUR, rawasnews-tv.com – Upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika terus didorong Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Timur. Salah satunya melalui Webinar Series Bimbingan Teknis Penyusunan Integrasi Kurikulum Anti Narkotika (I-KAN) pada satuan pendidikan jenjang TK, SD, SMP hingga SMA/SMK.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa, 15 September 2026, mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB, tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong dunia pendidikan agar tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun karakter dan ketahanan peserta didik terhadap ancaman narkotika.

Bimtek I-KAN menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang pencegahan narkotika dan pengembangan kurikulum.

Narasumber pertama yakni Rotua Sihotang, S.Th., M.Si., Penyuluh Narkoba Ahli Madya Deputi Pencegahan BNN. Selanjutnya Anggraeni, S.Pd., M.Pd., Pengembang Kurikulum Ahli Muda Puskujar Kemendikdasmen, serta Maman Permana, S.P., Kepala BNNK Lampung Timur.

Sementara itu, Gunadi, S.STP., M.M., Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Timur, bertindak sebagai Keynote Speaker.

Kepala BNNK Lampung Timur, Maman Permana, S.P., mengatakan, bahwa integrasi kurikulum antinarkotika dinilai penting karena upaya pencegahan tidak cukup hanya dilakukan melalui sosialisasi sesaat. Edukasi mengenai bahaya narkotika perlu dibangun secara sistematis, berkelanjutan, dan disesuaikan dengan karakteristik peserta didik di setiap jenjang pendidikan.

Melalui konsep Integrasi Kurikulum Anti Narkotika (I-KAN), satuan pendidikan diharapkan mampu memasukkan nilai-nilai pencegahan penyalahgunaan narkotika ke dalam proses pembelajaran secara lebih terarah,” ujarnya.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan, kata Maman, bahwa sekolah memiliki posisi strategis dalam membentuk pola pikir, karakter, serta kemampuan peserta didik untuk mengambil keputusan yang sehat dan menolak pengaruh lingkungan yang berpotensi menyeret mereka pada penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara BNNK Lampung Timur, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, tenaga pendidik, serta pemangku kepentingan lainnya dalam membangun lingkungan pendidikan yang bersih dari narkotika,” harap Maman.
Lebih lanjut Maman mengatakan, mencegahan harus dilakukan sejak dini dan tidak boleh menunggu sampai persoalan narkotika masuk ke lingkungan sekolah. Karena itu, penguatan kurikulum menjadi salah satu instrumen penting untuk membangun kesadaran peserta didik secara konsisten.

Dengan adanya Bimtek I-KAN ini, para peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep integrasi kurikulum antinarkotika, tetapi juga mampu menerapkannya sesuai kebutuhan dan karakteristik satuan pendidikan masing-masing,” jelasnya.

Gratis dan Bersertifikat

Webinar Series BNNK Lampung Timur tersebut terbuka secara gratis bagi peserta. Selain mendapatkan materi dan pemahaman mengenai penyusunan integrasi kurikulum antinarkotika, peserta juga memperoleh e-Sertifikat 3 JP.

Kegiatan dilaksanakan melalui Zoom Meeting dengan: Meeting ID: 842 0147 4644 Passcode: IKAN2026
Link: bit.ly/BimtekIKAN2026

Melalui penguatan I-KAN, BNNK Lampung Timur menegaskan, pentingnya menjadikan pendidikan sebagai salah satu garda terdepan dalam membangun generasi yang memiliki ketahanan terhadap ancaman narkotika.

Sebab, pencegahan narkotika bukan sekadar tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama—termasuk sekolah, keluarga, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.

Redaksi: Purwadi Ardi