Heboh! Ratusan Senjata Api, Narkoba, dan Video Porno Ditemukan di Sekolah Jaksel, Ini Kronologinya

JAKARTA, rawasnews-tv.com – Sebuah penemuan mengejutkan mengguncang lingkungan pendidikan di kawasan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ratusan senjata api, amunisi, barang bukti narkoba, hingga rekaman/video bermuatan pornografi ditemukan di sebuah ruangan tertutup di lingkungan salah satu sekolah swasta setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, barang-barang mencurigakan itu awalnya ditemukan secara bertahap oleh pihak pengurus yayasan pengelola sekolah. Setelah memastikan adanya barang-barang yang dilarang dan berbahaya tersebut, pihak yayasan segera melaporkan kejadian ini ke kepolisian, tepatnya ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga saat ini, tim penyidik dari Polres Metro Jakarta Selatan masih terus mendalami kasus tersebut, mulai dari asal-usul barang, siapa pemilik sebenarnya, hingga alasan mengapa barang-barang terlarang itu bisa disimpan di area lingkungan sekolah. Belum ada informasi resmi mengenai pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa ini.

Kepolisian berjanji akan membeberkan kronologi lengkap serta perkembangan penyidikan selanjutnya setelah pemeriksaan saksi dan barang bukti tuntas dilakukan.

Kuasa hukum yayasan sekolah swasta, Hermawanto mengatakan, temuan bermula saat pihak sekolah membuka sebuah ruangan tertutup yang akan digunakan untuk kepentingan kegiatan belajar mengajar. Dari ruangan tersebut, pihak yayasan menemukan ratusan senjata api beserta amunisi dan perlengkapan lainnya.

“Pada bulan Juli lalu tepatnya Jumat (10/7), kami menemukan 995 pucuk senjata api, amunisi dan juga beberapa aksesoris senjata yang lain,” kata Hermawanto di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji, mengatakan ruangan itu sebelumnya tidak digunakan. Saat dibuka, pihak sekolah terkejut menemukan sejumlah senjata yang tersimpan di dalamnya. “Namun, tiba-tiba ketika kita membuka ruangan untuk kepentingan sekolah ini, kita temukan peralatan yang disebut senjata. Airsoft gun yang bisa membunuh karena larasnya itu polos tidak ada alur,” ujarnya.

Menurut Untung, barang yang ditemukan meliputi amunisi senjata genggam, shotgun kaliber 12/70, laras kaliber 5,56 mm, senjata genggam kaliber 40 dan 9 mm, sejumlah magazine berbagai jenis hingga alat pembuat peluru. Temuan kembali bertambah ketika pihak yayasan melakukan pemeriksaan lanjutan pada Rabu (5/8/2026). Kali ini, mereka menemukan beberapa senjata lainnya, narkoba jenis ganja dan sabu, serta sekitar 25 keping VCD dengan berbagai isi, termasuk video porno. “Kami menemukan kembali beberapa senjata. Termasuk, juga menemukan narkoba, dan CD porno,” kata Hermawanto.

Setelah menemukan barang-barang tersebut, pihak yayasan memutuskan melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Selatan. Mereka meminta kepolisian segera mengusut asal-usul barang tersebut mengingat jumlah senjata yang ditemukan mencapai hampir seribu pucuk. “Karena ini ada senjata yang jumlahnya sangat banyak, nyaris seribu senjata, maka kami ingin perkara ini segera ditindaklanjuti secara serius oleh Polres Metro Jakarta Selatan,” ujarnya.

Hermawanto juga menilai penyimpanan senjata dan barang terlarang di lingkungan sekolah berpotensi membahayakan siswa maupun tenaga pendidik jika disalahgunakan.

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan membenarkan adanya temuan sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan sekolah swasta tersebut. Polisi menerima laporan dari masyarakat, pada 15 Juli 2026 dan telah membuat Laporan Polisi Model A sebagai dasar penanganan awal sebelum proses penyelidikan dilakukan lebih lanjut. (Red)