Jelang Haji 2027, Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji di Metro Dipercepat dan Diperketat

METRO, rawasnews-tv.com – Kementerian Haji dan Umrah melakukan kunjungan sekaligus koordinasi bersama Dinas Kesehatan Kota Metro, dalam rangka mempercepat dan memperketat pelaksanaan pemeriksaan kesehatan awal atau Medical Check-Up (MCU) bagi calon jemaah haji tahun 2027 atau 1448 H.

Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan calon jemaah haji memperoleh pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh sebagai dasar dalam menentukan kesiapan dan status kesehatan sebelum melaksanakan ibadah haji.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, dr. Fitri Agustina, M.K.M., menyampaikan, bahwa pemeriksaan kesehatan awal bagi calon jemaah haji meliputi sejumlah pemeriksaan penting untuk mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh.

“Pemeriksaan meliputi cek darah lengkap, pemeriksaan fungsi organ tubuh seperti hati dan ginjal, rontgen dada, serta skrining kondisi fisik dan kesehatan jiwa,” kata dr. Fitri Agustina kepada Rawas News, Senin 24 Agustus 2026.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut penting dilakukan secara optimal agar kondisi kesehatan calon jemaah dapat diketahui sejak dini. Dengan demikian, apabila ditemukan kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut, dapat segera dilakukan tindak lanjut oleh tenaga kesehatan.

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan yang lebih awal dan terukur, diharapkan dapat mendukung kesiapan calon jemaah haji Kota Metro, sehingga mereka dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan kondisi kesehatan yang lebih baik,” ujarnya.

Lebih lanjut Fitri Agustina menjelaskan, bahwa Dinas Kesehatan Kota Metro juga berkomitmen memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji tahun 2027, sehingga proses pemeriksaan dapat berjalan efektif, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tutup Fitri Agustina.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Metro, Hi. Raisan Sudiatama menjelaskan, kegiatan ini melibatkan penuh Pemerintah Kota Metro guna meningkatkan mutu pelayanan publik, tak terkecuali sektor kesehatan serta kesiapan sarana/prasarana penunjang fasilitas keagamaan.

Semua guna menentukan status kelayakan kesehatan (istithaah) secara akurat, objektif, dan menyeluruh. “Kita ingin calon jemaah haji Kota Metro berangkat dalam kondisi prima, seluruh persyaratan kesehatan terpenuhi, dan pembinaan bisa dilakukan bertahap sejak saat ini,” ujar Raisan Sudiatama.

Raisan  menambahkan, bahwa Kementerian Haji dan Umrah bersama Dinas Kesehatan Kota Metro juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar proses pemeriksaan kesehatan berjalan tertib, menyeluruh, dan sesuai ketentuan.

Langkah ini diharapkan, dapat memberikan kepastian dalam penetapan status istithaah calon jemaah haji sekaligus meningkatkan kesiapan kesehatan mereka sebelum memasuki tahapan keberangkatan tahun 2027 (1448 H),” jelasnya.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sejak awal, lanjut Raisan,
menjadi salah satu upaya penting untuk mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji yang lebih aman, sehat, dan optimal bagi seluruh calon jemaah.

Sinergi antara pihak Kementerian bersama Dinas Kesehatan diharapkan menjadi pondasi kuat, agar pelayanan bagi warga yang ingin menunaikan ibadah haji berjalan lancar, tertib, dan berkualitas tinggi,” tutup Raisan.

Redaksi: Purwadi Ardi