Dakwah di Ujung Jari: Ketika Algoritma Ikut Menentukan Siapa yang Didengar

Oleh: Sabila fitri eall-yaza

Mahasiswi UIN Raden Intan Lampung

Jika diperhatikan pada beranda media sosial akhir ini, Berapa banyak ceramah singkat, kutipan hadis bergambar, atau reels “hijrah” yang lewat? Kemungkinan besar, jumlahnya lebih banyak daripada dakwah yang kamu dengar langsung di masjid. Inilah wajah baru dakwah: bukan lagi soal siapa yang paling alim, tapi siapa yang paling paham algoritma.

Dulu, otoritas keagamaan lahir dari sanad keilmuan panjang guru, pesantren, ijazah keilmuan. Sekarang, otoritas bisa lahir dari jumlah followers dan kemampuan membuat konten yang “menempel” di algoritma. Seorang kreator dengan editing keren dan narasi yang menarik bisa lebih didengar ketimbang ulama yang mendalami ilmunya tetapi gagap depan kamera.

Kehadiran kecerdasan buatan makin mempercepat pergeseran ini. Kini siapa saja bisa membuat konten dakwah yang terlihat profesional dalam hitungan menit. Pertanyaannya: apakah kemudahan ini membuat dakwah makin berkualitas, atau justru makin dangkal karena yang dikejar adalah tampilan, bukan substansi?
Yang lebih meresahkan adalah soal kebenaran informasi. Di tengah banjir konten, mana yang sahih dan mana yang sekadar klaim tanpa dasar sering kali tidak lagi bisa dibedakan oleh orang awam.

Bukan berarti kita harus menolak teknologi ini, Justru sebaliknya: dakwah digital adalah kemajuan zaman, dan AI adalah alat bantu  yang bisa memperluas jangkauan pesan kebaikan jika digunakan dengan tanggung jawab. Tapi kita perlu jujur mengakui bahwa kecepatan dan kemudahan produksi konten tidak boleh mengorbankan kedalaman dan akurasi.
Barangkali pertanyaan yang perlu terus kita ajukan bukan lagi “bagaimana caranya konten dakwah lebih viral”, melainkan “bagaimana caranya konten yang benar bisa bersaing dengan konten yang sekadar menarik”. Sebab pada akhirnya, dakwah bukan soal siapa yang paling banyak ditonton, tapi siapa yang paling jujur menyampaikan kebenaran meski algoritma belum pasti berpihak. (Red)