Kota Metro, rawasnews-tv.com – Polemik internal di Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Kota Metro, Lampung kian memanas. Pasalnya, puluhan mahasiswa menggelar aksi demo menuntut, agar Rektor UIN Jurai Siwo Metro Lampung mundur dari jabatannya.
Sejumlah sivitas akademika menyoroti berbagai persoalan, yang dinilai terjadi dalam tata kelola kampus. Salah satu tuntutan tersebut disampaikan para mahasiswa, terkait dugaan penyelewengan KIP, lalu pemalsuan tanda tangan hingga transparan dalam pengelolaan anggaran.
Kami harapkan pemimpin yang jujur, amanah dan tidak merugikan rakyat. Oleh karena itu, kami tunggu agar Rektor bisa menemui kami,” ujar salah satu orator saat orasi di depan Kampus setempat, di jalan Ki Hajar Dewantara, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro Lampung, Kamis (12/02/2026).
Tuntutan tersebut mencuat akibat dugaan berbagai problema di lingkungan kampus, mulai dari persoalan tata kelola administrasi, kebijakan internal, hingga isu transparansi anggaran dan komunikasi kepemimpinan.
Sejumlah pihak menilai, bahwa persoalan – persoalan tersebut berdampak pada ketidak kepercayaan sivitas akademika terhadap pimpinan universitas,” ujarnya.
Tuntutan ini disuarakan oleh sejumlah elemen kampus, termasuk perwakilan mahasiswa. Mereka menyampaikan aspirasi melalui forum internal dan pernyataan terbuka. Sementara itu, pihak rektorat belum memberikan keterangan resmi secara rinci terkait tuntutan tersebut.
Aspirasi tersebut mulai mencuat dalam beberapa waktu terakhir dan menjadi perbincangan hangat di lingkungan UIN Jurai Siwo Metro Lampung, yang berlokasi di Kota Metro, Provinsi Lampung.
Menurut sejumlah sumber internal, tuntutan muncul karena adanya dugaan kurangnya keterbukaan dalam pengambilan kebijakan strategis, serta ketidakpuasan terhadap sejumlah keputusan yang dianggap tidak melibatkan partisipasi sivitas akademika secara optimal. Selain itu, komunikasi antara pimpinan dan warga kampus dinilai kurang efektif,” keluhannya.
Sejumlah perwakilan sivitas akademika disebut tengah mengupayakan dialog terbuka, dengan pihak rektorat untuk mencari solusi atas persoalan yang ada. Mereka berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan dan tata kelola kampus, demi menjaga marwah institusi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak rektorat UIN Jurai Siwo Metro Lampung belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan tersebut. Situasi di lingkungan kampus terpantau kondusif, meski dinamika internal masih terus berkembang.
Dari pantauan media ini di lokasi, mahasiswa melakukan pembakaran ban. Hingga berita ini tayang, rektor setempat belum menanggapi permintaan mahasiswa tersebut. (Red)


















