Rocky Gerung Resmi Masuk Wantimpres, Dari Pengkritik Pemerintah Kini Jadi Penasihat Presiden

JAKARTA, rawasnews-tv.com – Filsuf, akademikus, sekaligus pengamat politik Rocky Gerung resmi memasuki babak baru dalam perjalanan publiknya. Ia dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Rocky masuk dalam susunan Wantimpres terbaru bersama sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang. Dalam pelantikan tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua Wantimpres, Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua, sedangkan Muhammad Oodari dipercaya menjadi Sekretaris merangkap anggota.

Pelantikan itu dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.

Masuknya Rocky ke dalam Wantimpres menjadi perubahan signifikan dalam posisi formalnya di pemerintahan. Selama bertahun-tahun, ia dikenal luas sebagai akademisi dan pengamat politik yang kerap menyampaikan kritik serta pandangan terhadap berbagai kebijakan pemerintah.

Kini, posisi tersebut berubah. Rocky tidak lagi hanya menyampaikan pandangan dari luar pemerintahan, tetapi mendapat mandat formal untuk memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden dalam penyelenggaraan pemerintahan negara.

Pernah Berdiskusi Dengan Prabowo

Hubungan komunikasi antara Rocky dan Prabowo bukan sesuatu yang sepenuhnya baru. Sebelum dilantik sebagai anggota Wantimpres, Rocky beberapa kali terlihat berinteraksi dengan Presiden Prabowo.

Pada April 2026, Rocky sempat berbincang dengan Prabowo dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya seusai agenda pelantikan sejumlah pejabat negara.

Dalam kesempatan itu, Rocky menyebut dirinya telah lama mengenal Prabowo dan pernah menjadi rekan diskusi. Ia juga menceritakan istilah “disiden” yang muncul dalam percakapannya dengan Prabowo.

Istilah tersebut digunakan Rocky untuk menggambarkan posisi seseorang yang berbeda pandangan atau tidak sepakat dengan suatu pendapat.

Kehadiran Rocky di lingkungan Wantimpres kemudian memberikan dimensi baru terhadap hubungan tersebut. Sosok yang selama ini dikenal vokal menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah, kini berada di dalam struktur resmi yang memberikan pertimbangan kepada kepala negara.

Rocky: Wantimpres Harus Kritis Terhadap Kebijakan

Usai pelantikan, Rocky menegaskan bahwa fungsi Wantimpres bukan sekadar memberikan kritik, melainkan menghadirkan sikap kritis terhadap kebijakan pemerintah.

“Kalau mengkritik, dewan ini justru fungsinya kritis, bukan kritik ya, beda tuh. Kritis terhadap kebijakan,” kata Rocky seusai pelantikan di Istana Negara, Jumat (2/10/2026).

Pernyataan tersebut menjadi gambaran awal mengenai bagaimana Rocky memandang mandat barunya. Ia menempatkan sikap kritis sebagai bagian dari fungsi Wantimpres dalam memberikan pertimbangan kepada Presiden.

Dengan demikian, keberadaan Rocky di Wantimpres membuka fase baru dalam kiprahnya di ruang publik. Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai akademisi dan pengamat politik yang menyuarakan kritik dari luar pemerintahan, kini ia menjalankan peran formal sebagai salah satu pemberi pertimbangan bagi Presiden Prabowo Subianto.

Susunan Wantimpres terbaru sendiri memperlihatkan keberagaman latar belakang anggotanya, mulai dari akademisi, tokoh agama, pengusaha, mantan pejabat negara hingga tokoh politik.

Pelantikan tersebut sekaligus menandai pergeseran peran Rocky Gerung: dari pengamat dan pengkritik kebijakan menjadi bagian dari lembaga resmi yang memiliki mandat memberikan pertimbangan kepada Presiden. (*)