Plt Sekda Kusbani Bantah Proyek Playing Fox Mangkrak, Sebut Sudah Serah Terima

Kota Metro, rawasnews-tv.com – Pelaksana Harian (Plh) Sekda Kota Metro, Kusbani membantah proyek Playing Fox di Sumbersari Bantul mangkrak. Menurutnya, proyek tersebut tidak mangkrak karena sudah melalui mekanisme serah terima dan sudah diresmikan.

Pasalnya, proyek playing fox yang menelan anggaran sebesar Rp2,2 miliar menjadi sorotan publik karena diduga mangkrak tidak berjalan. Prasarana wisata hanya menghambur-hamburkan anggaran. Proyek yang dikerjakan tahun 2018 silam, kondisinya saat ini sangat memprihatinkan. Terlihat proyek wahana permainan outbound tersebut sudah mulai rusak parah.

Kusbani yang saat itu menjabat sebagai Kepala Bidang Olahraga Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Diasporapar) Kota Metro, sangat mengetahui proses berjalannya proyek tersebut. Saat ini menjabat sebagai Plh Sekda Kota Metro.

DIA MEMBANTAH BAHWA PROYEK TERSEBUT DIDUGA MANGKRAK :

“Masalah play fox itu, khusus yang ditanyakan kenapa mangkrak? Sebetulnya tidak mangkrak karena itu sudah diresmikan dan sudah diserah terima,” kata Kusbani saat ditemui dikantornya, Selasa (24/02/2026).

Terkait masalah proses kegiatan pembangunan dan kondisi di lapangan, Kusbani mengatakan sudah sesuai dengan prosedur yang ada.

“Sistem lelangnya seperti apa, pengerjaannya seperti apa, dan kejadian sampai putus kontrak seperti apa,” ujarnya.

Kusbani menyamakan proyek tersebut dengan proyek trotoar di Jalan Sudirman, yang diketahui sudah rusak parah, sedangkan saat belum selesai secara total

“Sekarang ada jalan Sudirman, pekerjaan tidak selesai tetapi sudah putus kontrak, lalu akan ditenderkan lagi dengan kekurangan yang ada sampai terselesaikan kegiatan tersebut,” imbuhnya.

Setelah selesai, Proyek Playing Fox tersebut ada pemeriksaan BPK, namun masih kata Kusbani, tidak ada penemuan BPK, setelah diserahkan tidak ditemukan masalah apa-apa,” bebernya.

Kendala masalah proyek tersebut yaitu tentang Peraturan Wali Kota (Perwali) Metro, menurut Kusbani, biaya masuk wisata untuk Playing Fox tersebut terlalu ttinggi

“Sehingga operasional yang dilakukan untuk playing fox tersebut terlalu tinggi, sehingga banyak yang tidak berminat, orang mau masuk aja dateng kesana waduh terlalu mahal… waduh mahal itu yang perlu dikaji ulang,” kata Kusbani.

Kusbani juga menyebutkan saat zaman Wali Kota Metro, Wahdi Siradjudin, belum ada solusi terkait besaran harga masuk playing fox tersebut.

“Itu perlu dikaji ulang sejak jaman Pak Wahdi juga belum sentuh sama sekali, objek wisata tersebut tidak disentuh, harusnya disikapi,” tambahnya.

Saat ini Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, menurut Kusbani, akan segera disikapi. “Ini zaman Pak Bambang baru mau diproses bagaimana akan kita sikapi agar supaya bisa berjalan,” katanya. (Red)